jangan putus asa
2 Disember 2013
9 TANDA DIA AKAN MENJADI JODOHMU
Bismillahirrahmanirrahim ,,
Ketika engkau berada dalam sebuah hubungan
yang diperbolehkan Agama (Ta'Aruf) dan
pada saat engkau :
1. Merasa tak berdaya
ketika jauh jarak dengannya..
2 . Merasa telah mengenal
ia dalam waktu yang lama..
3. Ada ikatan batin sehingga bisa
merasakan apa yang ia rasakan.
4. Merasa tentram
di dekatnya..
5. Rahsia apapun aman
saat diceritakan padanya..
6. Sesibuk apapun, selalu tercipta waktu
untuk menemaninya..
7. Setiap pembicaraan selalu dapat
difahami..
8. Selalu bertindak
apa adanya di depannya..
9. Tidak mempedulikan masa lalu
masing-masing dan menerima apa
adanya..
In Shaa Allah atas izin_Nya.. Dia adalah pasangan terbaik bagimu.
♥Ya Allah..Kurnialah pasangan yang
Terbaik bagi kami menurut pilihanMu...
Aamiin Ya Rabbal'Alamiin♥ツ
Orang bijak berkata
Yang indah itu hanya sementara.
Yang abadi Adalah kenangan.
Yang ikhlas hanya dari hati.
Yang tulus hanya dari sanubari.
Tidak mudah mencari yang hilang.
Tidak mudah mengejar impian.
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada,karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga.
Orang bijak berkata "Jika kamu tidak bisa memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini".
Yang abadi Adalah kenangan.
Yang ikhlas hanya dari hati.
Yang tulus hanya dari sanubari.
Tidak mudah mencari yang hilang.
Tidak mudah mengejar impian.
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada,karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga.
Orang bijak berkata "Jika kamu tidak bisa memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini".
Antara Individu yang mustajab doa:
1-Seseorang yang mendoakan saudaranya
2-Orang yang berpuasa
3-Pemimpin yang adil
4-Orang yang dizalimi
5-Ibu bapa
6-Musafir
7-Si anak yang berdoa buat ibu bapanya
8-Mujahid di jalan Allah
9-Orang yang sedang menunaikan haji dan umrah
10-Orang yang banyak mengingati Allah
11-Orang yang tidur dalam keadaan suci
12-Orang yang berdoa dengan doa Nabi Yunus
13-Orang yang benar-benar dalam kesulitan
ADA 3 KUNCI KEBERHASILAN
(1). Man Jadda Wa Jada (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil).
(2). Man Shobaro Zafiro (Siapa yang bersabar akan beruntung).
(3). Man Saaro 'Alaa Darbi Washola (Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai).
Mari kita sama-sama sahabatku "Mutiara Hikmah" istiqomah untuk meraih keridhaan-Nya. Aamiin.
6 Penghalang Mendapatkan Hidayah
1. Sibuk dengan kenikmatan lalai untuk mensyukuri.
2. Cinta pada ilmu, tapi tidak mengamalkannya.
3. Bersegera berbuat dosa menunda taubat.
4. Bangga bergaul dengan orang soleh, tapi tidak mau meneladani perbuatannya.
5. Tahu dunia berpaling menjauhi, tapi mereka berusaha mengejarnya.
6. Tahu akhirat mendatangi, tapi mereka justru berpaling menjauhinya.
Semoga dapat menjadi bahan renungan bagi kita semua.
__________________________________________________
SubhanAllah..
Insya Allah bermanfaat
MENGHINDARI HUTANG
Allah berfirman, yang artinya, ”Dan janganlah kamu berlebih-lebihan.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. “
(Al-An’am: 141)
Dengan kesederhanaan ini, seorang hamba beriman
bisa menghindari untuk berhutang. Rasulullah tidak menyukai seorang
hamba yang mempunyai kegemaran berhutang. Sebagaimana Rasulullah juga
berdoa, yang artinya,
“Ya Allah, aku berlindung diri kepadamu dari lilitan hutang dan dalam kekuasaan orang lain.”
Rasulullah juga menjelaskan, bahwa dalam hutang itu ada potensi bahaya
besar terhadap budi pekerti seseorang. Sebagaimana Rasulullah bersabda,
yang artinya,
”Aku berlindung diri kepada Allah dari kekufuran dan hutang.”
Kemudian seseorang bertanya,’ Apakah Engkau menyamakan kufur dengan hutang, ya Rasulullah?’
Rasulullah menjawab, yang artinya, ”Ya!” (Riwayat Nasa’i dan Hakim)
•☆.•*´¨`*••♥ ۞ ⋆ ۞ ⋆ ۞ ⋆ ۞ ♥••*´¨*•.☆•
Saudaraku dalam pandangan agama, hutang merupakan lambang kesusahan di malam hari dan suatu penghinaan di siang hari.
Sebagaimana do'a Rasulullah yang dibaca dalam shalatnya, yang artinya,
“Ya Allah, aku berlindung diri kepada – Mu dari perbuatan dosa dan hutang.”
Kemudian seseorang bertanya,’Mengapa engkau meminta perlindungan dari hutang ya Rasulullah?’
Rasulullah menjawab, yang artinya, ”Karena seseorang kalau berhutang,
apabila berbicara berdusta dan apabila berjanji menyalahi.“ (Riwayat
Bukhari)
Seseorang hamba beriman hendaknya tidak berhutang
kecuali karena ada keperluan khusus. Dan apabila dia pun berhutang, maka
sama sekali dilarang tidak boleh melepaskan niat untuk membayar.
Sebagaimana Rasulullah bersabda, yang artinya,
“Barang siapa hutang wang kepada orang lain dan berniat
mengembalikannya, maka Allah akan meluluskan niatnya itu; tetapi barang
siapa mengambilnya dengan niat untuk tidak melunasinya, maka Allah akan
merusakkan dia.“ Rriwayat Bukhari)
Bahkan Yusuf Qaradhawi
dalam halal wal haram fil islam, menyataklan bahwa barangsiapa yang
kiranya cukup dengan 90,000 misalnya, tidak hahal berutang 100,000.
Saudaraku, hendaknya seorang hamba beriman menginfakkan sebagian harta
penghasilannya, karena hamba yang mendermakan sebagian penghasilannya,
maka sedikit sekali ia akan kekurangan.
Sungguh disayangkan
apabila ada yang berpendapat, orang yang tidak memiliki hutang adalah
orang yang diragukan kejantanannya, atau takut beresiko.
Syaikh
Muhammad Al-Utsaimin, berkata: "Tidak diragukan lagi, ini adalah
keliru. Bahkan hina tidaknya seseorang tergantung pada hutangnya. Siapa
yang tidak memiliki hutang maka dia adalah orang mulia dan siapa yang
memiliki hutang maka dialah orang yang hina. Karena sewaktu-waktu orang
yang menghutanginya bisa menuntut dan memenjarakannya. Ia adalah orang
yang sakit dan menginginkan semua orang sakit seperti dirinya. Karena
itu, orang yang berakal tidak perlu mempedulikannya."
Semoga Allah menghindarkan kita dari jeratan hutang.
Allahu a’lam.
Langgan:
Catatan (Atom)

